Kecamatan Loa Kulu Kawal Peningkatan Infrastruktur Pendidikan, SDN 005 Ditarget Rampung Akhir Tahun

img

( Camat Loa Kulu, Ardiansyah saat mendampingi Wabup Kukar, Rendi Solihin ke SDN 005 /pic:ist)

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR: Pemerintah Kecamatan Loa Kulu menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pembangunan dan perbaikan infrastruktur pendidikan di wilayahnya.

Langkah ini dinilai penting untuk memastikan layanan pendidikan semakin merata dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Camat Loa Kulu, Ardiansyah, mengatakan pihaknya mengapresiasi perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) terhadap dunia pendidikan, yang kini mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi peran Pemkab Kukar yang terus berupaya memenuhi kebutuhan fasilitas pendidikan,” ujarnya saat dikonfirmasi Sabtu (11/10/2025).

Ardiansyah mendampingi langsung Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin saat meninjau pembangunan di SDN 005 Loa Kulu, tanggal 25 September lalu.

Menurut Ardiansyah, peningkatan sarana dan prasarana pendidikan merupakan salah satu prioritas utama dalam RPJMD Kukar, sejalan dengan visi daerah dalam menciptakan SDM unggul dan berdaya saing.

“Kita berharap sekolah-sekolah lain di Loa Kulu juga bisa mendapat perhatian dan masuk dalam program pembangunan pendidikan Pemkab Kukar,” tambahnya.

Ia menegaskan, ketersediaan fasilitas yang memadai menjadi faktor penting untuk menciptakan proses belajar yang nyaman dan efektif.

Dengan begitu, mutu pendidikan di Loa Kulu dapat meningkat secara berkelanjutan.

Pihak kecamatan, lanjutnya, akan terus berkoordinasi dengan dinas terkait agar setiap proyek pembangunan pendidikan berjalan sesuai target.

Dukungan pemerintah daerah, kata dia, terlihat nyata melalui kunjungan Wakil Bupati ke sejumlah sekolah di Loa Kulu.

“Alhamdulillah, kunjungan Wakil Bupati kemarin membuktikan bahwa sektor pendidikan di Loa Kulu mendapat perhatian penuh,” tutur Ardiansyah.

Saat ini, pembangunan ruang kelas baru (RKB) di SDN 005 Loa Kulu telah mencapai sekitar 60 %, dan ditargetkan rampung pada 23 Desember 2025 mendatang. (Adv/Tan)